Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Call of Duty Terbaru Adalah Call of Duty: Ghosts?



Franchise tahunan yang terus mendulang sukses dari sisi penjualan, ini tampaknya menjadi kalimat yang tepat untuk menggambarkan fenomena yang berhasil dihasilkan oleh Call of Duty. Sumber pendapatan utama Activision ini memang selalu menguntungkan setiap tahun, terlepas dari sisi gameplay-nya yang terhitung, minim inovasi. Sesuai dengan kebijakan rotasi yang ada, besar kemungkinan bahwa tahun 2013 ini akan menjadi tahunnya Modern Warfare. Beberapa rumor yang muncul juga sempat mengkonfirmasikan eksistensi Modern Warfare 4 dan kehadiran kembali beberapa karakter ikonik seperti halnya Price. Namun sebuah informasi terbaru yang diklaim legit justru menawarkan sebuah perspektif baru. Activision dan Infinity Ward dikabarkan tengah mempersiapkan sebuah seri baru – Call of Duty: Ghosts.
Alih-alih menggunakan nama Modern Warfare 4, Infinity Ward justru dikabarkan akan merilis sebuah seri Call of Duty baru – Ghosts untuk mewarnai tahun 2013 ini. Informasi ini sendiri didapatkan dari seorang anggota komunitas COD – Drift0r yang mengklaim mendapatkannya dari orang dalam Infinity Ward yang terlibat langsung dalam proses pengembangnanya. Belum jelas plot seperti apa yang akan diusung atau apakah nama “Ghosts” ini berkaitan dengan karakter ikonik di Modern Warfare 2 atau tidak, namun COD: Ghosts kabarnya akan mengikuti jejak COD: Black Ops 2 dengan memberikan setting futuristik sebagai timeline utama. Bedanya? Karena situasi tertentu, Anda tetap akan berperang dengan senjata masa kini.
Berbeda dengan seri COD sebelumnya yang minim inovasi, Activision dan Infinity Ward kabarnya akan menyuntikkan beberapa hal baru di seri Ghosts ini. Untuk menandingi sang kompetitor, mereka juga kabarnya tengah menjajal usaha untuk menciptakan lingkungan yang interaktif dan dapat dihancurkan untuk kepentingan tertentu. Selain itu, kemampuan untuk menembak sambil sliding dan bergerak cepat dari satu tempat berlindung ke tempat berlindung lainnya juga akan diperkenalkan. Mode-mode andalan Infinity Ward seperti Spec Ops juga akan ditiadakan dan diganti dengan sebuah mode, yang diklaim lebih baik. Activision sendiri belum memberikan komentar resmi apapun terkait rumor yang satu ini.
Ghosts? Apakah ini mengacu pada sosok ikonik Ghost dari Modern Warfare 2? Hope so..
Kapan Anda akan dapat menikmatinya? Tanggal rilisnya sendiri memang belum dipastikan. Namun sumber informasi yang sama juga mengklaim bahwa Activision akan memperkenalkannya secara resmi padatanggal 1 Mei 2013 mendatang. Berita buruk untuk para gamer yang masih mengandalkan XBOX 360 dan Playstation 3, Call of Duty: Ghosts kabarnya hanya akan dirilis untuk konsol next-gen – Playstation 4 dan XBOX 720. Sementara untuk para gamer PC, Anda boleh berlega hati, karena seri terbaru ini kabarnya juga tetap akan dipertahankan untuk platform ini.
Dengan kepastian rilis hanya untuk konsol next-gen dan PC serta lingkungan yang kabarnya juga akan mampu dihancurkan, Activision dan Infinity Ward tampaknya tidak main-main untuk memastikan visual COD: Ghosts ini tampil jauh lebih baik, setidaknya untuk membungkam mulut para skeptis yang terus membandingkannya dengan franchise kompetitor yang memang harus diakui, tampil lebih superior. Apakah nama Ghosts ini juga akan berhubungan dengan sang karakter ikonik berpoteng tengkorak dari Modern Warfare 2? Sebagai salah satu gamer yang mengikuti franchise ini, harapan untuk mencicipi sisi cerita ini tentu saja menjadi salah satu harapan yang paling dalam. Seberapa benarnya informasi ini? Kita tunggu saja hingga informasi resmi dari Activision dan Infinity Ward. Untuk sementara ini, rumor hanyalah tinggal rumor.

jagatreview.com

Capcom Mulai Diskusikan Game Mega Man Terbaru



Dari semua franchise legendaris yang malang melintang di industri game, sosok sang robot biru ikonik –Mega Man sayangnya, menjadi salah satu yang terlupakan. Terlepas dari kesuksesan yang berhasil diraih oleh salah satu franchise platformer terbaik di industri ini, Capcom sang publisher tampaknya tidak peduli. Buktinya? Merayakan ulang tahunnya yang ke-25, alih-alih mempersiapkan sebuah seri baru yang diantisipasi oleh gamer, Capcom justru hanya merilis sebuah game spin-off yang dikembangkan oleh fans. Tidak hanya itu saja, mereka juga membatalkan semua proyek game baru yang sempat diumumkan sebelumnya. Lantas, bagaimana dengan nasib robot ikonik Capcom yang satu ini?
Dalam salah satu event game yang tengah diselenggarakan saat ini – PAX East di Boston, Capcom memberikan sedikit update terkait franchise yang satu ini. Menanggapi pertanyaan tentang eksistensinya di masa depan, sang community manager – Brett Eiston memang belum secara terbuka memberikan informasi. Ia hanya menyatakan bahwa masih terlalu awal bagi Capcom untuk “mengumumkannya”, mengisyaratkan indikasi bahwa sebuah seri terbaru tengah dikembangkan. Apakah ini berita baik untuk para fans berat Mega Man yang sudah lama menantikannya? Sayangnya tidak. Capcom kembali mengklarifikasi pernyataan ini dengan mengatakan bahwa proses pengembangan ini masih berada dalam tahap “diskusi” dan tidak bisa disimpulkan sebagai sebuah konfirmasi resmi.
Sayangnya, Capcom mengaku bahwa seri terbaru Mega Man masih menjadi wacana yang didiskusikan. Ini tentu saja tidak bisa dilihat sebagai konfirmasi resmi akan eksistensinya. Semoga saja, mereka tidak cukup “gila” untuk mengembangkan Mega Man ala Street Fighter X Tekken.

Jagatreview.com

PES 2014 Akan Datang Dengan Segudang Fitur Baru!

Persaingan antara dua franchise game sepakbola paling populer di industri game – Pro Evolution Soccer dari Konami dan FIFA dari EA memang selalu menjadi fenomena yang menarik untuk disimak. Dengan basis fans yang cukup besar dan tergolong fanatik, memang menjadi tanggung jawab bagi kedua publisher ini untuk menawarkan sesuatu yang baru untuk setiap seri yang dirilis setiap tahunnya. Setelah dikalahkan oleh FIFA yang menang dari sisi penjualan lewat aplikasi player impact engine-nya yang terbukti berhasil tahun lalu, Konami tentu harus merapatkan barisan untuk kembali memperkuat PES dan merebut kembali dominasi. Tidak main-main, mereka siap untuk menghadirkan segudang fitur baru untuk Pro Evolution Soccer 2014!
Walaupun belum diumumkan secara resmi oleh pihak Konami sendiri, namun beragam bocoran informasi tentang seri terbaru ini kian gencar menyebar di dunia maya. Seolah lelah dengan keluhan tentang kualitas grafis yang disandangnya, Konami kabarnya akan mengadaptasikan engine terbaru Metal Gear Solid – Fox Engine untuk memunculkan visualisasi yang lebih real. Tidak hanya itu saja, mereka juga kabarnya akan mengusung mekanisme baru yang serupa dengan player impact engine dari FIFA – Barycentre Physics. Bedanya? Setiap pemain akan memiliki pusat gravitasi yang berbeda di tubuhnya, sehingga gamer dapat menggunakannya untuk keuntungan tertentu. Selain itu, animasi dan physics yang dihadirkan juga dikabarkan akan mengubah cara bermain PES secara radikal.

Kualitas grafis seperti apa yang akan diusung oleh PES 2014? Kualitas visual foto-realistik seperti gambar di atas ini lah yang dapat Anda antisipasi.
Secara visual, Fox Engine memang menawarkan kualitas grafis dan animasi yang real, namun engine baru ini ternyata masih mengundang potensi lainnya yang akan membuat PES 2014 tampil unik. Pakaian dan tubuh pemain akan dibangun dengan model 3D terpisah, sehingga Anda dimungkinkan untuk menarik baju pemain lain, baik ketika mengejar bola ataupun sekedar bersaing untuknya. Kehadiran barycentre physics juga akan mempengaruhi gerak yang dulunya hanya sekedar kosmetik, kini memegang peranan penting dan berpengaruh terhadap gaya permainan yang ada. Selain itu, PES 2014 juga akan memperbaiki beberapa sisi krusial di team strategy yang kini lebih dinamis dengan kustomisasi yang memungkinkan gamer untuk membangun tim yang lebih efektif.
Konami sendiri belum mengkonfirmasikan apapun dari informasi yang bocor di atas, namun dirumorkan akan segera mengumumkan semua hal baru PES 2014 ini di majalah game ternama – EDGE dalam waktu dekat. PES 2014 juga kabarnya akan dirilis untuk konsol next gen – Playstation 4 dan XBOX 720 untuk menjamin kualitas yang paling maksimal. Dengan semua fitur baru, apakah Anda cukup tertarik untuk menantikan PES 2014 ini? Atau Anda akan menunggu hingga EA mengumumkan fitur baru yang ditawarkan FIFA 14?

jagatreview.com

Inilah 20 Game Terfavorit di Jepang Selama 2012!

Tidak terasa sudah tiga bulan lamanya kita menjelajahi tahun 2013 ini. Walaupun demikian, bukan berarti salah satu tahun yang menarik bagi gamer – 2012 silam sudah ditutup dan tidak lagi menarik untuk dibahas, apalagi jika isu-isu baru muncul dari region gaming terunik di dunia – Jepang. Dengan cita rasa yang boleh terbilang berbeda, bahkan bertolak belakang dengan tren yang tengah berkembang di seluruh dunia, gamer Jepang memang memiliki standar popularitasnya tersendiri. Game-game yang mungkin tidak akan pernah kita lirik justru mampu memuncaki tangga penjualan di negara matahari terbit tersebut dan berlaku sebaliknya. Oleh karena itu, menjadi sesuatu yang menarik untuk memerhatikan game-game 2012 apa saja yang dikategorikan gamer Jepang sebagai yang terfavorit. Bersiaplah untuk begitu banyak kejutan!
Memang sudah menjadi kebiasaan bagi majalah game Jepang ternama – Famitsu untuk mengumpulkan beragam komentar, impresi, dan rating personal yang sempat dilontarkan para pembaca terhadap artikel game yang mereka rilis. Di edisi terbarunya, Famitsu kemudian merangkum dan mengakumulasikan semua data tersebut untuk menentukan game-game 2012 apa saja yang berhasil meraih poin rating personal tertinggi dan juga komentar baik tentangnya. Siapa yang mampu menjadi paling terfavorit? Inilah list lengkapnya:

And the winner is…
  • 20. Rune Factory 4 (Nintendo 3DS)
  • 19. Persona 4 Arena (PS 3/ XBOX 360)
  • 18. Mario Party 9 (Wii)
  • 17. Kid Icarus: Uprising (Nintendo 3DS)
  • 16. Fire Emblem: Awakening (Nintendo 3DS)
  • 15. Rhythm Thief R: Emperor Napoleon’s Legacy (3DS)
  • 14. Mobile Suit Gundam SEED Battle Destiny
  • 13. Naruto Shippuden: Ultimate Ninja Storm Generations (PS 3/ XBOX 360)
  • 12. Tokimeki Memorial Girl’s Side Premium – 3rd Story (PSP)
  • 11. Tales of Innocence R (PS Vita)
  • 10. Thearhythm Final Fantasy (Nintendo 3DS)
  • 9. Dragon Quest Monsters: Terry’s Wonderland 3D (Nintendo 3DS)
  • 8. Kingdom Hearts 3D – Dream Drop Distance (Nintendo 3DS)
  • 7. Resident Evil: Revelations (Nintendo 3DS)
  • 6. 2nd Super Robot Wars Z: Saisei-hen (PSP)
  • 5. Harvest Moon: A New Beginning (Nintendo 3DS)
  • 4. Gravity Daze (PS Vita)
  • 3. Journey (PS 3)
  • 2. Persona 4 Golden (PS Vita)
  • 1. Super Dangan-Ronpa 2  – Goodbye, School of Despair (PSP)
Jagatreview.com

Shenmue 3 Akan Dikembangkan?


Sebuah cerita yang tidak pernah selesai, sebuah legenda yang terus diingat, sebuah senjata andalan yang mengikuti nasib platformnya dan mulai dilupakan. Semua kalimat ini tampaknya cocok untuk menggambarkan nasib yang harus ditanggung oleh salah satu game terbaik SEGA – Shenmue. Sempat mendapatkan pujian yang melimpah karena mekanisme gameplay-nya yang inovatif, Shemue memang seolah tenggelam begitu saja setelah keruntuhan Dreamcast. Terlepas dari kesuksesan dan permintaan yang begitu masif dari pada fans, SEGA tidak pernah menggubrisnya sama sekali. Walaupun demikian, harapan untuk menikmati akhir petualangan Ryo dan jatuhnya sang musuh utama – Lan Di tampaknya mungkin terwujud. Setidaknya itulah keinginan sang creator franchise ini.
Walaupun sudah “mati” dalam waktu yang cukup lama, sang kreator dari franchise ini – Yu Suzuki tampaknya belum menyerah untuk membawa kembali Shemue ke industri game, setidaknya hal inilah yang tercermin lewat wawacaranya dengan salah satu televisi berita Perancis di ajang Monaco Anime Game Show.Suzuki secara terbuka mengemukakan ketertarikannya untuk bergabung dalam proyek Kickstarter untuk melahirkan sang seri penutup – Shenmue 3 ke pasaran. Walaupun masih dalam batas wacana, namun keinginan “sederhana” Yuzuki ini cukup untuk menghidupkan kembali harapan  gamer yang sudah menantikan kelanjutan Shenmue ini. Yuzuki juga mengungkapkan keinginannya untuk menutup seri lewat media lain seperti anime dan manga.
Shenmue 3, kickstart it, Yuzuki!!

jagatreview.com

Valve Siap Tunjukkan Prototipe Steam Box Beberapa Bulan ke Depan


Tidak hanya dipenuhi dengan game-game berkualitas tinggi, tahun 2013 tampaknya juga akan menjadi tahun yang panas bagi persaingan platform gaming yang ada. Dominasi Sony, Nintendo, dan Microsoft lewat produk konsol rumahan mulai menemukan banyak penantang baru yang berusaha merebut pangsa pasar yang memang masih terbuka luas. Selain datang dari dunia mobile gaming yang kini mampu menawarkan visualisasi yang luar biasa berkat dukungan perangkat keras yang kian kuat, pertempuran panas ini juga akan disemarakkan oleh kehadiran Steam Box – sebuah jajaran perangkat konsol yang kini tengah disiapkan oleh developer kawakan – Valve. Sempat mengkonfirmasikan kehadirannya beberapa waktu yang lalu, Valve mengaku siap untuk memperlihatkan konsol ini untuk pertama kalinya beberapa bulan ke depan.
Berbeda dengan konsep konsol selama ini yang memang eksklusif untuk produsen tertentu, Steam Box memang diposisikan sebagai platform yang terbuka. Ini berarti, produsen pihak ketiga diberikan kesempatan oleh Valve untuk mengembangkan Steam Box versi mereka sendiri. Lantas bagaimana dengan Steam Box versi Valve sendiri?
Berbeda dengan sebagian besar konsol yang dibangun eksklusif oleh produsen tertentu, Steam Box adalah platform terbuka yang bisa dikembangkan oleh produsen pihak ketiga di luar Valve. Lantas bagaimana dengan Steam Box versi Valve sendiri? Sang boss besar – Gabe Newell menjanjikan penampakan pertamanya dalam 3-4 bulan ke depan.
Dalam wawancaranya dengan BBC, sang boss besar – Gabe Newell meyakinkan bahwa Valve siap untuk memperkenalkan prototipe Steam Box dalam waktu tiga hingga empat bulan ke depan. Tidak hanya itu saja, mereka juga akan membagikan beberapa prototipe ini langsung kepada “konsumen” untuk mendapatkan reaksi dan feedback secara langsung. Newell mengakui masih ada beberapa masalah yang masih berusaha mereka atasi, termasuk masalah suara dan panas yang tentu akan berhubungan signifikan dengan kuatnya performa yang berusaha dihasilkan. Steam Box juga masih berjuang untuk menciptakan kontroler dengan sensor biometric untuk menangkap emosi gamer dan beradaptasi dengannya.
Seperti apa bentuk Steam Box dari Valve ini? Kekuatan seperti apa yang disandangnya? Apa yang membedakannya dengan PC? Semua jawaban dari misteri ini akan terjawab dalam beberapa bulan ke depan.

jagatreview.com

Battlefield 4 Akan Hadirkan Fitur Virtual Reality?

Masa depan industri game memang masih menjadi misteri, namun ada begitu banyak produk yang berusaha tumbuh menjadi pondasi untuk tren di masa yang akan datang. Sebagian menawarkan visualisasi yang lebih realistis, tidak sedikit pula yang menjunjung kemampuan portable sebagai kekuatan yang paling utama. Namun jika berpatok pada film-film science fiction yang pernah ada, masa depan video game seringkali divisualisasikan dengan hadirnya perangkat virtual reality yang akan menangkap kesadaran para gamer secara penuh. Tidak lagi membutuhkan monitor, gamer hanya akan diberikan sebuah kacamata layar 3D untuk memberikan sensasi seolah berada di dalam game. Hal inilah yang berusaha ditawarkan oleh Oculus Rift. Proyek yang dibangun lewat Kickstarter ini tampaknya mulai mencuri perhatian publisher dan developer. Bahkan cukup untuk menarik EA untuk mempertimbangkannya sebagai salah satu perangkat pendukung game-game teranyar mereka.
Engine memang terus berkembang, memungkinkan sebuah visualisasi yang merepresentasikan begitu banyak elemen yang bergerak di dunia nyata. Bayangkan jika ia didukung dengan Oculus Rift, sebuah perangkat yang memungkinkan gamer untuk mengalami sensasi gaming yang lebih realistis, bahkan terlihat jauh lebih nyata. Hal inilah tampaknya yang mendorong EA untuk menjajal opsi ini untuk game-game andalan mereka di masa depan. EA dikabarkan mulai merekrut tenaga-tenaga ekstra untuk mengadaptasikan engine andalan mereka – Frostbite untuk Oculus Rift. Fitur virtual reality yang keren ini kemungkinan besar akan diterapkan untuk Battlefield 4 dan Dragon Age 3.  Kepala kreatif DICE – Frank Vitz bahkan secara terbuka mengungkapkan kertarikan dan rasa penasarannya akan hasil seperti apa yang akan mampu dicapai dengan adaptas ini.

EA mulai menjajal kemungkinan untuk menerapkan fitur virtual reality lewat Oculus Rift untuk dua game andalan mereka di masa depan – Battlefield 4 dan Dragon Age 3.
Dengan mengusung sudut pandang orang pertama dan perang modern penuh ledakan dalam skala masif, Battlefield 4 tentu saja menjadi kandidat yang tepat untuk mendapatkan cita rasa Oculus Rift dalam batas yang paling maksimal. Lantas bagaimana dengan Dragon Age 3 yang selama ini dikenal sebagai game third person RPG? Hasil kreativitas EA untuk menerapkan fitur virtual reality untuk genre seperti ini tentu saja menarik untuk diantisipasi dan disimak. Kecuali mereka memutuskan untuk mengubah sudut pandang Dragon Age 3 seperti layaknya Skyrim untuk Oculus Rift ini. Seperti apa hasilnya? Well, i do hope it turns out awesome..

jagatreview.com

Lost Planet 3 Dapatkan Tanggal Rilis Baru

Melawan monster-monster raksasa yang tidak mudah ditundukkan begitu saja memang menjadi salah satu nilai jual yang tidak bisa dipisahkan dari franchise third person andalan Capcom – Lost Planet. Sukses menempatkan diri di hati para gamer lewat dua seri pertamanya, tidak mengherankan jika Capco terus melanjutkan franchise ini. Namun ada sesuatu yang sedikit berbeda di seri terbarunya – Lost Planet 3. Ia mengesankan sebuah game third person mainstream yang tidak lagi unik. Sempat direncanakan akan dirilis pada kuartal pertama tahun 2013 ini, Capcom ternyata membutuhkan waktu yang lebih lama untuk merampungkan game ini. Lost Planet 3 resmi ditunda dan mendapatkan tanggal rilis yang pasti.
Lewat sebuah trailer teranyar, Capcom mengupas lebih dalam tentang latar belakang cerita yang akan menjadi pondasi gameplay Lost Planet 3, sekaligus mengumumkan tanggal rilis baru untuknya. Trailer ini memperlihatkan kisah sang karakter utama – Jim Peyton yang berprofesi sebagai thermal miner sekedar untuk menyambung hidup keluarganya. Namun sebuah kecelakaan menyeretnya ke dalam sebuah masalah yang lebih besar. Dunia yang menjadi ladang pekerjaannya – E.D.N III ternyata memuat penduduk lain yang tidak senang dengan proses penambangan ini. Peyton pun dipaksa untuk memilih salah satu diantaranya. Trailer ini juga memperlihatkan desain armor Peyton yang mungkin akan terasa familiar, terutama bagi Anda gamer penggemar Dead Space.
Capcom memutuskan untuk menunda dan memberikan tanggal rilis yang baru untuk Lost Planet 3. Game yang sempat direncanakan akan hadir di bulan Maret ini resmi ditunda ke 26 Juni 2013 mendatang.
Sempat direncanakan akan dirilis pada Maret 2013, Lost Planet 3 dipastikan mengalami penundaan dan baru akan dirilis pada tanggal 25 Juni 2013 mendatang untuk pasar Amerika Serikat. Seri ketiga ini akan meluncur di sebagian besar platform gaming yang tersedia – Playstation 3, PC, dan XBOX 360. Satu hal menarik yang mungkin diperhatikan sebagian besar gamer, ketika Dead Space 3 terlihat menyerupai Lost Planet, Lost Planet 3 ini justru terlihat begitu Dead Space. Bagaimana menurut Anda?

jagatreview.com

EA Rilis Screenshot Terbaru Battlefield 3: End Game


Siapa yang bisa membantah pesona mode multiplayer Battlefield 3 di tangan EA dan DICE selama satu tahun terakhir ini. Walaupun tengah mempersiapkan seri keempat yang rencananya akan dirilis akhir tahun ini, DICE secara konsisten terus memperluas dunia multiplayer Battlefield 3 lewat serangkaian DLC yang ada. Setiap DLC datang dengan tema uniknya masing-masing, menyediakan pengalaman spesifik bagi gamer dengan cita rasa yang berbeda-beda. Namun layanan ini akhirnya akan berakhir. Seiring dengan kemunculan Battlefield 4 yang akan menjadi fokus yang baru, Battlefield 3 kini hanya memiliki satu amunisi terakhir yang tersisa – End Game. Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh DLC yang satu ini?
Seperti yang sempat diberitakan sebelumnya, End Game juga akan menyediakan beragam konten baru layaknya DLC Battlefield 3 yang hadir sebelumnya. Terhitung ada empat map baru dengan tema musim yang berbeda-beda, salah satunya adalah Kiasar Railroad dan Operation Riverside. Tidak hanya itu saja, ragam senjata baru dan kendaraan juga tengah disiapkan, termasuk motor yang tampaknya kini menjadi primadona di DLC terbaru ini. Mode permainan baru seperti Capture the Flag dan Air Superiority juga akan muncul di dalamnya. Untuk membantu gamer mendapatkan sedikit gambaran akan apa yang ditawarkan oleh DLC ini, EA dan DICE merilis beberapa screenshot teranyarnya.








Battlefield 3: End Game sendiri rencananya akan dirilis terlebih dahulu untuk para pemilik akun premium Playstation 3 pada tanggal 5 Maret 2013 ini, disusul oleh gamer XBOX 360 dan PC satu minggu setelahnya. Bagi Anda, gamer Battlefield 3 yang masih teradiksi dengan mode multiplayernya, End Game tentu akan menjadi DLC penutup yang sayang untuk dilewatkan. Ia juga sekaligus menjadi ucapan selamat tinggal untuk dukungan EA dan DICE yang sudah berjalan dengan sangat baik selama ini, mempertahankan eksistensi franchise ini, bahkan lebih lama dibandingkan MOH: Warfighter sekalipun. Now we shall wait for Battlefield 4!

jagatreview.com

EA Berhentikan Franchise Dead Space?


Dari semua game franchise survival horror “pendatang baru” yang hadir di industri game, Dead Space memang terhitung sebagai salah satu yang paling berhasil mencuri perhatian gamer. Bagaimana tidak? Berbeda dengan game yang mengambil tema zombie atau hal-hal berbau supranatural, Dead Space membawa rasa takut tersebut ke luar angkasa, menyelimuti pertempuran melawan Necromorph dalam setting yang gelap dan sunyi. Elemen keterkejutan menjadi nilai jual yang paling utama. Walaupun mengusung sensasi yang sedikit berbeda di seri ketiganya, Visceral masih terhitung mampu mempertahankan identitas yang membuat Dead Space dicintai oleh banyak gamer. Namun cinta gamer ini tampaknya tidak berarti apapun bagi Electronic Arts.
Bagi Anda gamer yang masih mencintai Dead Space, berita ini mungkin akan menjadi pukulan tersendiri, setidaknya cukup untuk membuat Anda kian membenci Electronic Arts. Berdasarkan informasi dari situs gaming – VideoGamer.com, yang diklaim didapatkan dari sumber informasi yang terpercaya, EA  dikabarkan akan memberhentikan produksi franchise Dead Space, seperti yang pernah mereka lakukan dengan Medal of Honor. Alasannya? Seri ini dianggap tidak mampu menunjukkan performa finansial yang diinginkan oleh EA. Walaupun sempat memuncaki beberapa tangga game di beragam region, Dead Space 3 memang gagal mengungguli rekor penjualan yang sempat dicetak oleh Dead Space 2. Beredar kabar bahwa EA menetapkan bahwa setiap game intinya harus mampu menjual setidaknya 5 juta kopi untuk dapat terus berlanjut. Sesuatu yang tampaknya gagal dicapai oleh Dead Space 3.
EA dirumorkan telah memberhentikan franchise Dead Space karena performa penjualan Dead Space 3 yang tidak sesuai dengan yang mereka harapkan. Apakah rumor in dapat dipertanggungjawabkan? EA sendiri belum mau memberikan komentar apapun.
Sejauh apa kebenaran rumor yang satu ini? Jika melihat tindak tanduk EA selama ini, keputusan ekstrim yang akan menyakiti banyak gamer ini memang bukan sesuatu yang tidak mungkin akan mereka lakukan. EA sendiri tidak mau memberikan komentar apapun terkait rumor yang satu ini setelah berusaha dikonfirmasi oleh beberapa media game luar negeri. Oh EA, please reconsider your decision..
Noooo…!!

UPDATE:


EA sudah membantah rumor ini mentah-mentah dan memberikan pernyataan yang cukup menenangkan. Walaupun belum merils angka pasti penjualan ke publik, namun EA memastikan bahwa Dead Space akan tetap menjadi franchise yang penting untuk publisher yang satu ini. Jadi, untuk para gamer yang sempat khawatir, Anda boleh berlega hati.

 

jagatreview.com

Square Enix Umumkan Seri Reboot “Thief” untuk Next-Gen!


Anda yang sudah lama malang-melintang di dunia game tentu tidak asing lagi dengan nama yang satu ini – Thief. Jauh sebelum stealth-action tumbuh menjadi elemen gameplay yang mainstream di industri game seperti saat ini, Thief menjadi salah satu game pelopor yang memperkenalkan atmosfer dan pengalaman intens yang mampu ditawarkan oleh mekanisme seperti ini. Setelah lama tidak pernah lagi terdengar, beberapa rumor memang sempat mengindikasikan kelahiran kembali Thief, namun tidak pernah menemukan titik terang. Kini, setelah penantian yang cukup lama, Eidos Montreal – developer yang juga menangani Deus Ex: Human Revolution akhirnya mengkonfirmasikan kehadiran seri terbaru Thief. Kali ini, tanpa menggunakan embel-embel angka 4 yang sempat dipercaya akan disandangnya.
Square Enix mungkin babak belur ketika harus berhadapan dengan game buatan mereka sendiri, namun status mereka sebagai publisher tampaknya kian matang lewat developer-developer Barat yang berhasil mereka akuisisi di masa lalu. Setelah kesuksesan Deus Ex dan Tomb Raider, Square Enix kali ini akan menghadirkan Thief – sebuah franchise game stealh action yang sudah lama vakum. Namun alih-alih melanjutkannya ke seri yang baru, Square Enix memutuskan untuk menjadikan game ini sebagai sebuah seri reboot. Anda akan berperan sebagai Garrett, seorang pencuri yang tinggal di sebuah kota metropolis bernuansa steampunk – City. Belum dijelaskan secara pasti mekanisme seperti apa yang akan diusung, namun dari sejumlah screenshot yang beredar di dunia maya, Thief akan mengusung gaya first person dengan dunia luas yang bisa dijelajahi dengan bebas.














Kapan Anda dapat menikmatinya? Square Enix sendiri baru menetapkan tahun rilis pada tahun 2014 mendatang, tanpa tanggal yang pasti. Satu yang baru dikonfirmasikan, Thief akan hadir sebagai game khusus next-gen. Ini berarti ia hanya akan meluncur untuk PC, Playstation 4, dan konsol terbaru Microsoft selanjutnya. Dengan kualitas yang sudah ditunjukkan oleh Eidos Montrel di Deus Ex, tidak perlu diragukan lagi, sebagian besar gamer tentu saja mengantisipasi inovasi dan mekanisme seperti apa yang akan mereka terapkan di Thief reboot yang satu ini. Worth to anticipate!

jagatreview.com

Crystal Dynamics Rencanakan Film Tomb Raider Baru


Menciptakan kembali sebuah dunia yang baru dari sebuah franchise yang sudah berdiri lama memang bukan pekerjaan mudah, apalagi jika menyangkut sebuah game yang sudah memiliki basis fans yang cukup kuat. Namun kenyataannya, beberapa developer mampu melakukan hal tersebut, salah satunya adalah Square Enix dan Crystal Dynamics. Setelah lama tenggelam, developer ini terhitung berhasil menghidupkan kembali sang heroine ikonik – Lara Croft yang baru menjajal petualangan pertamanya. Tidak hanya direboot dari segi cerita, Tomb Raider terbaru ini juga menawarkan sensasi gameplay yang benar-benar berbeda. Kesuksesan yang berhasil dicapai oleh proses reboot game ini tampaknya tidak cukup untuk membuat Crystal Dynamic puas. Mereka juga berencana untuk menempuh proses yang sama dengan versi film yang ada.
Dari semua film adaptasi video game yang bertebaran di pasaran, Tomb Raider dengan Angelina Jolie sebagai Lara Croft boleh terbilang sebagai salah satu yang pantas untuk mendapatkan apresiasi tinggi. Setidaknya tidak seburuk film adaptasi lain yang benar-benar menyimpang dari akar video gamenya sendiri. Hal ini jugalah yang berusaha dilakukan oleh Crystal Dynamics saat ini. Mereka dikabarkan tengah mendekati GK Films (Rango, The Departed, Argo) untuk menghidupkan kembali Lara Croft di layar lebar. Namun alih-alih melanjutkan petualangan ala Jolie, film terbaru ini akan mengusung semangat yang sama dengan versi video gamenya – sebuah semangat reboot. Darrell Gallagher – kepala Studio Crystal Dynamics secara terbuka menegaskan keinginannya untuk menciptakan sebuah film dengan “warna yang sama” dengan versi reboot video gamenya. Tidak lagi bertemu dengan Lara yang “sensual”, film ini tampaknya akan mengusung sosok Lara yang lebih manusiawi, rapuh, tetapi di sisi lain, tetap tangguh.

Jika memang film Tomb Raider juga akan direboot mengikuti versi gamenya, siapa yang menurut Anda pantas untuk memerankan sosok baru Lara Croft ini? I would totally vote for Mila Kunis..
Lantas, kapan kita akan dapat menikmati film ini di layar lebar? Sayangnya, belum ada kepastian yang jelas. Crystal Dynamics sendiri masih terlibat dalam pembicaraan dengan GK film untuk memfasilitasi mimpi film reboot yang satu ini. Belum ada kejelasan siapa sutradara, pemeran, ataupun plot seperti yang akan diusung.
Mmmm…sebuah film Tomb Raider Reboot. Siapa aktris wanita yang menurut Anda cocok untuk memerankan Lara Croft dengan pesona yang “baru” ini? My personal choice would be Mila Kunis…

jagatreview.com

Apa Kabar Company of Heroes 2 Setelah Runtuhnya THQ?


Jika kita membicarakan salah satu game strategi terbaik yang pernah hadir di industri game, maka nama Company of Heroes tentu saja tidak bisa dikesampingkan begitu saja. Berbeda dengan sebagian besar game strategi serupa yang mengedepankan kecepatan membangun unit dan kuantitas yang ada sebagai kunci untuk memenangkan pertempuran, Company of Heroes lebih berfokus pada kemampuan gamer untuk memaksimalkan setiap unit yang sudah berhasil dibangun. Setelah kesuksesan seri pertamanya, Relic  Entertainment – sang developer memang sudah mengkonfirmasikan kehadiran seri kedua yang menawarkan pertempuran yang lebih dinamis dengan lingkungan sebagai salah satu elemen yang krusial. Namun sayangnya, mimpi gamer untuk mencicipi seri ini seolah luluh lantak setelah sang publisher – THQ bubar. Lantas bagaimana nasib game yang satu ini?
Bagi para penggemar game strategi, ketidakjelasan status Company of Heroes 2 tentu saja menjadi kekhawatiran sendiri. THQ memang sudah bubar, namun developer franchise yang satu ini– Relic Entertainment secara resmi telah dibeli oleh SEGA dengan nilai lebih dari USD 26 juta beberapa waktu yang lalu. Kesunyian informasi setelah ragam teaser dan screenshot tentu saja memancing rasa penasaran, bahkan sempat memicu rumor pembatalan. Namun untuk kesekian kalinya, Relic memastikan kelanjutan proses pengembangan Company of Heroes 2. Sang Produser seri ini – Greg Wilson kembali menegaskan bahwa proses pengembangan game strategi ini masih tengah berlangsung. Walaupun diakuisisi oleh SEGA, Relic mengaku mampu beradaptasi dengan cepat dan memperlihatkan performa terbaik dalam waktu singkat. Relic bahkan berencana untuk memulai masa beta bagi para gamer yang sudah melakukan pre-order sebelumnya.
Bagi Anda yang sempat khawatir tentang eksistensi Company of Heroes 2, Relic kembali menegaskan bahwa proses pengembangannya tengah dilakukan, terlepas dari akuisisi oleh SEGA setelah runtuhnya THQ. Mereka bahkan berencana untuk melemparkan masa beta dalam waktu dekat.
Lantas kapan Anda akan berkesempatan untuk menikmati game ini secara penuh? Sayangnya, Relic Entertainment belum berani memberikan kepastian sama sekali, selain koridor waktu rilis yang direncanakan tetap untuk tahun 2013 ini dan eksklusif untuk PC semata. Jika Anda termasuk salah satu penggemar berat franchise ini, tidak ada yang bisa Anda lakukan saat ini selain menunggu kehadiran game ini dengan penuh kesabaran. Make it happen, Relic!

jagatreview.com

Epic Games Tanggapi Positif Bocornya GOW: Judgement Bajakan


Dari semua masalah pelik yang seolah tidak terselesaikan di industri game, pembajakan memang menjadi salah satu “tokoh antagonis” yang paling sulit untuk dikalahkan. Tidak hanya membuat para publisher kehilangan kesempatan untuk mencicipi keuntungan secara maksimal, rilis yang seringkali lebih cepat dibandingkan versi resmi berpotensi untuk menghancurkan antisipasi para gamer original. Dari semua publisher yang ada, Microsoft boleh terbilang sebagai yang paling sering kecolongan kasus seperti ini. Setelah kasus HALO 4 yang bocor di dunia maya sebulan sebelum tanggal rilis resminya, kini giliran game eksklusif mereka yang lain – Gears of War: Judgement mengalami hal yang sama. Namun alih-alih marah membabi buta, sang developer – Epic Games justru melihat kejadian ini sebagai sesuatu yang positif. Bagaimana bisa?
Microsoft memang sudah melakukan tindakan terbaik mereka untuk meredam efek negatif yang mungkin muncul dari bocornya game andalan mereka ini. Tidak mampu berbuat banyak, Microsoft hanya mampu menebar ancaman untuk melakukan ban akun XBOX Live secara permanen untuk gamer manapun yang terbaca mengakses Gears of War: Judgement bajakan ini. Namun, sikap yang berbeda justru ditunjukkan oleh sang developer – Epic Games. Dalam wawancara terbarunya, Lead Level Designer – Jim Brown justru melihat kasus ini sebagai hal yang positif. Ini menunjukkan popularitas besar Gears of War: Judgement di mata gamer, cukup untuk membuat mereka menempuh cara yang disebut Brown “beresiko untuk menghancurkan hidup mereka sendiri”. Pada akhirnya, kebocoran ini diyakini akan memberikan kontribusi yang baik untuk Epic Games. Walaupun demikian, Epic tetap akan menempuh jalur hukum untuk mencari siapa yang bertanggung jawab, tentu saja bersama-sama dengan Microsoft.
“Sebuah resiko yang mungkin menghancurkan hidup gamer bajakan seumur hidup?”.. Pffttt..
Sayangnya, Brown tidak menjelaskan secara detail apa yang ia maksud sebagai “resiko yang harus ditanggung seumur hidup” oleh para gamer. Walaupun hukum dengan jelas mengkategorikan pembajakan sebagai pencurian, namun akses dunia maya yang begitu bebas dan tidak terbatas membuatnya sulit untuk diawasi dan dikenai sanksi. Selama gamer bajakan cukup cerdas untuk tidak terhubung dengan server XBOX 360, maka Microsoft dan Epic boleh dikatakan tidak dapat berburu dan “menghukum” pengguna konsolnya yang nakal. Gears of War: Judgement sendiri akan dirilis pada 19 Maret mendatang, eksklusif untuk XBOX 360.

jagatreview.com

Ubisoft Konfirmasikan Assassin’s Creed 4: Black Flag!


Dengan bocoran informasi yang mengalir deras di dunia maya, Ubisoft memang tidak memiliki alternatif lain selain memberikan komentar resmi tentang rumor kemunculan seri kelanjutan Assassin’s Creed. Sebuah screenshot dan poster marketing mengindikasikan tentang sosok assassin baru yang menjadikan bajak laut sebagai setting cerita yang baru. Dengan petualangan yang diprediksikan akan lebih banyak terjadi di laut, game ini seolah menjadi respon dari pujian gamer atas fitur epik – Naval War di Assassin’s Creed 3. Anda termasuk gamer yang berharap game ini menjadi kenyataan? Bersoraklah, karena Ubisoft secara resmi sudah mengkonfirmasikan kehadiran Assassin’s Creed 4: Black Flag!
Ubisoft akhirnya mengumumkan dan mengkonfirmasikan eksistensi Assassin’s Creed 4: Black Flag lewat sebuah box art resmi. Walaupun tidak memberikan detail apapun, namun gambar box art juga menjadi konfirmasi tidak resmi akan tema bajak laut yang akan diusungnya. Lantas siapa karakter utama di balik tudung ini? Ubisoft berjanji akan memberikan lebih banyak informasi terkait seri terbaru ini pada Senin mendatang. Sebagian besar rumor yang beredar meyakini bahwa pria ini merupakan Edward Kenway, ayah dari ayah Connor Kenway – Haytham Kenway. Salah satu bocoran map yang ada juga mengindikasikan bahwa seri ini akan memuat timeline sebelum Assassin’s Creed 3. Seberapa pasti rumor ini akan menjadi kenyataan? Belum ada kepastian, setidaknya hingga Ubisoft buka mulut.

Bersiaplah untuk Assassin’s Creed 4: Black Flag!!
Assassin’s Creed 4: Black Flag kabarnya akan dirilis untuk Playstation 3, XBOX 360, PC dan Wii U dengan timeline rilis yang diperkirakan serupa. Belum ada kabar tentang apakah game ini juga akan menuju next gen atau tidak. Bagaimana dengan Anda? Tertarik menantikan game ini?

jagatreview.com
 
Support : Blog Teknologi dan Komputer Copyright © 2013. Pisisuka - All Rights Reserved
Template Created by Mahendra Rama D P Proudly powered by Blogger